Re-uni

Sahabat, Sering kita dengar istilah  “reuni” banyak orang yang menginterprestasikan satu kata pendek itu beribu arti,  masih ingatkah kita misalkan  reunifikasi Jerman Bersatu ? Saat itu Jerman Barat dengan Jerman Timur pada tahun 1988-89  mampu meruntuhkan Tembok Berlin setelah hampir 43 tahun tembok itu memisahkan  kedua Negara yang secara genetis satu leluhur, satu budaya, dan satu bahasa itu. Hanya karena perbedaan politik yang berseteru antara golongan komunis di pimpin oleh Uni Soviet dan sekutunya  dan di golongan lain  sebagai blok barat, sekutu bin  liberal, Satunya lagi berlandaskan paham liberal  yang di pimpin oleh AS  dgn blok baratnya kemudian  mereka berpisah,  Penderitaan, darah  dan air mata tak terhitung berapa banyak yang mengalir membasahi bumi Deutschland… hanya mereka ingin menyatu,,,

Namun, dahsyatnya reuni kedua bangsa Pasca penyatuan tersebut membuat Jerman kini sebagai negeri terluas daratannya di eropa, ekonomi tambah kuat, pengaruh politik  meng-global dan tentu saja menjadi salah satu Negara kaya (rich state). Lantas bagaimana nasib Korea Selatan dan Korea Utara ?  Bisakah mereka mengikuti jejak Jerman ?, pasti sejarah akan menunggunya…atau Konflik di  Sudan yang justru dulunya bersatu tersebab karena referendum (penentuan pendapat rakyat)  akhir Januari 2011 lalu mereka pecah menjadi 2 negara : Sudan Utara dan Sudan Selatan è United menjadi deunited)

Sahabat, Jika kita memaknainya maka reuni (penyatuan Kembali)  ada sisi positifnya yaitu menemukan kembali status  jati diri bangsa yang telah sempat menghilang. Kemudian membangkitkan spirit nasionalisme untuk tampil menjadi negara yang mampu menghormati baik Negara yang statusnya ada di level papan  bawah (poor state), Negara di tataran level menengah (midstate) atau sesama pada jenjang Negara kaya.

Sahabat, Lantas bagaimana memaknai reuni dalam konteks sekolah ? reuni…?  maka ingatan kita akan kembali pada puluhan tahun silam. Saat masih berseragam Sekolah Menengah Atas, tingkah laku, tawa canda, kecewa,kesal, bahagia potong rambut ala John Travolta, celana baggy, dan model busana yang tentunya beda dengan sekarang dan tak lupa di ingat apa tuh ? ada teman kita  yang  tubuhnya masih dalam masa pertumbuhan, kecil, kerempeng, tipis atau teman kita yang sudah lewati masa petumbuhan tubuhnya wah…pokoknya seru jika  di ingat !

Sahabat, Kata Reuni asal kata Reè kembali Uni è menyatu, bersatu. Jadi reuni secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai menyatu kembali dalam kondisi kekinian setelah dalam jangka waktu lama tidak bertemu dalam skala besar, Menyatu kembali memory yang  semula terbang melayang ke negeri antah berantah kini kembali ke pikiran dan hati kita masing-masing.

Sahabat, Mendatangii acara reuni, membuat kita akan sedikit  membuat banyak pertanyaan di benak masing-masing. Masihkan temanku yang dulu, tetap memandangku dengan tulus dan ikhlas ? apakah kawanku yang dulu ku kenal baik itu sudah sukses ? atau belum atau masihkah kawan kita masih  mencari setitik cahaya pengharapan ? Apakah aku akan di pandang sebagai pribadi terhormat oleh kawan2ku dulu setelah kesuksesan berhasil ku raih ? atau bilakah nantii ku datang reuni  teman2ku memandang dengan iba, dan penuh belas kasih atas usahaku yang belum berhasil ? Mungkin itulah sederet Tanya yang terucap, dan bisa saja banyak pertanyaan2 lain yang akan muncul di saat acara berlangsung nanti.

Sahabat, menurut aku reuni itu pandanglah sebagai suatu arena/ajang  berbagi, Berbagi pengalaman dan cerita bagi yang sudah sukses kepada mereka yang memang menginginkan kita bertitah, Dan saat reuni nanti Kita bijak jika senyum dan salam untuk teman2 yang lama tak sua kita yang terlebih dahulu ambil responsif…jangan menunggu !!!, lebih bijak lagi kita terlebih dahulu memberikan kesempatan kepada kawan2 kita untuk bercerita panjang lebar tentang pengalaman, kesuksesan, kegagalan atau lainnya. Kita simak dan dengar dengan khidmat..jadilah pendengar yang sejati dan balaslah ucapannya jika kita harus menjawab.

Sahabat, reuni laksana sebuah oase di padang tandus, banyak khalifah yang singgah sejenak dan mengambil air untuk bekal perjalanan selanjutnya. Filosopis Oase begitu mendalam dan memberi makna,  untuk itu tidaklah terlalu berlebihan jika reuni nanti dijadikan suatu refleksi bagi kita untuk saling melihat ke kiri, ke kanan, vertikal – horizontal atas apa yang di alami oleh teman2 kita untuk selanjutnya kita untuk saling berbagi….sehingga saat khalifah berlalu meninggalkan oase…masih ada bekal untuk mengarungi jalan panjang walau hanya sebotol air.

Selamat menyambut reuni………………….

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.