Demi Keluarga,

Demi Keluarga,

Dear All, Entah berapa lama pedagang cucur atau kucur itu berjualan di bawah lampu merah di pertigaan tugu walet Kota Kebumen, Jawa Tengah, Jika bapak Ibu hendak ke Jakarta maka tampak pedagang tersebut dengan seriusnya terus memasak di tengah hawa panas yang mulai membakar. Pak Tua dengan bakulan cucur, senantiasa berharap setiap hari ada pembeli yang mau menikmati cucurnya, Cuaca cerah ada harapannya..untuk terus membuat kue.

Kita harus belajar banyak dari pedagang kucur tersebut, Mulai dari kesabarannya, fisiknya yang memikul dagangan jauh dari rumah, semangat, dan tentunya harapan (hope) yang terus dipelihara…Memperoleh rupiah dengan benar2 mencucurkan keringat, tiada keluh kesah, tiada pantang menyerah untuk menyesali nasib, yang ada satu DEMI KELUARGA Tercinta. (sudiono)

Belajar bijak dari dapur…

Dear all,

Jika kita sering menghadapi masalah, maka sesungguhnya masalah itu bisa kita bisa dapatkan solusinya dari sebuah dapur di rumah kita….ya, pastinya kita memiliki dapur ! Cobalah amati, bagaimana kerasnya wortel, bagaimana mudahnya telur pecah dan bagaimana bubuk kopi jadi media atau benda yang dapat mengajarkan kita tentang cara kita menanggapi berbagai persoalan,

Masaklah air pada panci dan masukkanlah wortel yang keras, masukan telur pada panci kedua, dan masukkanlah bubuk kopi pada panci ketiga dan biarkanlah beberapa saat.  Tadinya wortel keras tetapi air membuatnya menjadi lunak, Telur yang mudah pecah menjadi keras dan kenyal dan bubuk kopi menjadi minuman yang menyehatkan.

Kita bisa memilih bagaimana engkau menanggapi masalah-masalahmu, Engkau dapat membuatnya menjadi lunak, Engkau dapat membuatnya menjadi keras, atau engkau dapat membuatnya menjadi sesuatu yang bermanfaat. Semua terserah pada kita……. (sudiono)

VISI

vISI

Salah seorang penghayal besar abad ke-20 adalah Walt Disney, Ketika dua anak petrempuan Walt masih kecil, ia sering mengajak mereka ke sebuah Taman Hiburan di los Angeles pada Minggu pagi. Walt sangat tertarik pada komidi putar. Saat mendekat, ia melihat sosok penuh cahaya warna-warni dari komidi putar yang sedang di putar kencang mengikuti irama music penuh semangat, tetapi saat ia lebih dekatdan komidi itu berhenti, ia sadar bahwa matanya terkecoh.
Walt mengamati kuda2an compang-camping dengan cat kusam dan retak2.Ia memperhatikan bahwa hanya kuda2an dilingkar luarlah yang bergerak naik turun, yang lainnya tidak bergerak karena di baut di lantai. Kekecewaan itu menginspirasi dirinya dengan sebuah Visi besar : Disneylang dan Walt Disney World.
Visi adalah segalanya bagi seorang pemimpin, visi benar2 diperlukan, mengapa ? Karena Visilah yang memimpin si pemimpin. Visi mewarnai target, visi memicu dan menjadi bahan bakar di dalam dirinya serta menggerakkannya untuk maju. Visi berfungsi sebagai pemicu semangat bagi orang lain untuk mengikuti si pemimpin.
Jika anda belum merasakan visi anda, periksalah diri. Renungkan semua bakat alami dan hasrat anda. Periksalah panggilan anda, Dan jika anda belum juga merasakan visi tersebut, pertimbangkan untuk mengikuti seorang pemimpin yang visinya menggetarkan hati anda, Jadilah mitra kerjanya. Itulah yang dilakukan Roy, adik Walt Disney, Roy seorang pebisnis dan pemimpin yang sanggup mewujudkan impiannya, tetapi Walt lah yang menginspirasi visi iut. Bersama-sama, mereka berdua menjadi tim yang luar biasa (The Maxwell D.R)

Wahai Pelajar Berprestasilah…

Sejak awal minggu kedua bulan Juni 2011 ini,  agenda tahunan sekaligus rutinitas kegiatan sekolah yaitu terselenggaranya ujian semester genap tahun pelajaran 2010/2011. Ujian semester memang dibutuhkan oleh pihak sekolah untuk mengetahui, evaluasi  dan menguji sudahkah kompetensi yang diajarkan oleh guru di sekolah mampu di serap dengan baik dan benar ? ukuran keterserapan akan kompetensi bisa di lihat melalui nilai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM)  tipa2 sekolah menentukan besaran KKM berbeda tergantung pendukung sarana dan prasarana pembelajarannya ada sekolah yang menetapkan 7.00, 7.27, 7.50 dan sebagainya tergantung analisa atas tiap2 kondisi yang melatarbelakangi mata pelajaran tersebut.

Namun, ada hal yang menarik yang kita lihat dari perilaku dan kondisi orangtua yang notabene adalah mewakili masyarakat umumnya. Apakah itu ?  orangtua murid jadi rajin datang ke sekolah,  hal yang jarang mereka lakukan selama hampir satu tahun penuh padahal hakikat kehadiran orangtua di sekolah bukan melulu menyangkut urusan administrasi, banyak yang juga merreka harus ketahui seperti : kondisi mereka sehari-hari saat mengikuti proses pembelajaran di sekolah, keterkaitan tingkat kehadiran apakah sakit, alpa, dan ijin, mengevaluasi kemajuan belajar siswa, perkembangan anak di rumah dan di sekolah, pertemanan, psikis dan fisik siswa dan banyak ragam lainnya.

Namun harapan sekolah sebagai institusi yang diberikan amanah untuk melakukan perubahan perilaku dari tidak bisa menjadi bisa dan amanah utuk transfer of knowledge terkadang berbanding terbalik. Jika orangtua memasukkan anaknya ke sekolah maka seolah-olah semuanya menjadi urusan sekolah, unsur kooperatif antara pihak sekolah dengan orangtua sebagaimana kita ketahui memegang unsur peranan yang sangat dominan guna keberhasilan anak namun pada beberapa kasus hal ini malah tidak terjadi.  Dari segi kuantitatif walaupun tinggal di kota sebesar Jakarta sebagai ibukota negara RI ternyata para ibu banyak yang tidak berkarya,  mereka di rumah saja dan tidak ada aktivitas produktif yang mendukung mereka agar bisa menghasilkan sumber dana selain dari suami. Adakah yang kurang dalam komunikasi publik ini  ?

Saya mencoba menyoroti dari sisi lain mengapa orangtua hanya mau hadir pada hari-hari tertenu ? yaitu pada saat  mereka meminta dispenisasi atas keterlambatan menyelesaikan administrasi sekolah baik di sekolah-sekolah yang diselenggarakan oleh puhak swasta maupun sekolah-sekolah negeri/pemerintah agar anaknya bisa ikut ujian semester.,  Sebenarnya kondisi ini bisa kita pahami bahwa  keterlambatan pembayaran administrasi sekolah dilatarbelakangi  oleh beberapa sebab.

Faktor empirik sosiologis, di lapangan banyak keluarga/orangtua yang memiliki banyak anak di dorong oleh kondisi tanpa perencanaan yang tepat padahal memiliki banyak anak  berdampak pada kewajiban orangtua untuk memberi ruang cukup bagi pertumbuhannya,  rumah yang bisa menjadi tempat tinggal yang layak dan memberi rasa aman jasmani dan rohani, pemenuhan kebutuhan kalori dan nutrisi,  dan persiapan pendanaan untuk mampu melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang sekolah menengah tingkat atas maupun kejuruan.  Superioritas kaum lelaki atas wanita yang  lebih banyak menuntut dan menuntut banyak berpengaruh pada persiapan ke arah pembentukan generasi muda yang sehat dan cerdas.

Kasus “sang Ayah” menikah lagi, meninggalkan istri dan anak2nya, berpaling ke  lain hati adalah ungkapan klasik yang sering kami dengar. Melihat banyak kasus umumnya datang dari taraf ekonomi bawah. Ada tendensi bahwa sang bapak ingin cepat2 menyelesaikan masalah, lari dari kungkungan persoalan ekonomi dengan tidak memperdulikan lagi  siapa  yang ditinggalkannya kelak akan mendapat problema di kemudian hari.

Secara sosio ekonomi, Jika sang pencari nafkah meninggalkan anak istrinya tanpa sebab yang jelas dan tanpa nafkah yang cukup pada akhirnya sang istri dan anaknya yang masih sekolah akan terkena imbasnya. Jika sudah seperti itu keadaannya maka pihak sekolah hanya mendengar dan mencoba mencarikan jalan keluar yaitu kebijakan tetap dapat mengikuti ujian semester.

Pengakuan jujur orangtua bahwa sejak pendidkan SD hingga SMP sekolah relatif gratis, menjadi candu membuai saat anaknya masuk ke sekolah menengah atas,  Orangtua lebih banyak membelanjakan keuangannya ke urusan dapur, dan mengabaikan kewajibannya ke sekolah. Sah – sah saja ini terjadi selama otrangtua tidak di ajak pada kegiatan2 berbasis upaya produktif untuk berwirausaha. Ini mungkin peluang yang tidak di lihat oleh LSM, atau Grup  kepedulian lainnya untuk mencerdaskan masyarakat terutama kaum ibu yang lebih banyak di rumah.

Hal yang membuat kita terkejut dan tak banyak berubah ada stigma bahwa dikalangan masyarakat bawah telah terbentuk perilaku sikap  realita yakni jiwa untuk berkompetisi  rendah baik pencapaian prestasi akademik dan non akademik. Kesulitan pembayaran administrasi sekolah sebenarnya bisa disikapi dengan melecut diri menjadi yang terbaik di kelasnya. Di SMK Negeri 51 Jakarta Timur yang saya pimpin unsur dan pemahaman bahwa siswa tak mampu harus berprestasi tak henti-hentinya di sosialisasikan baik melalui media walikelas saat berlangsung belajar atau saat Kepala Sekolah menyampaikan di upacara bendera sekolah.  Tujuannya adalah agar siswa mampu membantu kesulitan orangtua dengan bersungguh – sungguh belajar.

Peningkaatan pemberian beasiswa 12 bulan, 6 bulan, 3 bulan dan 1 bulan telah ditetapkan dan disediakan kepada siapa saja siswa yang mampu mengukir prestasi. Pemberian beasiswa selama 12 tahun untuk siswa yang berprestasi tingkat nasional telah diraih misalkan : Muhammad Kahvi Kelas XI, Juara  1 Nasional untuk karya yang spektakuler film pelajar yang diselenggarakan oleh Kemendiknas tahun 2010 di Surabaya. Juara Nasional 1 untuk Kine Klub tahun 2011 dalam rangka hari film dengan mengalahkan peserta unsur dari Perguruan Tinggi, atas nama Maryati kelas XI memberi bukti komitmen sekolah membantu siswa dan sekaligus orangtua siswa memabntu kesulitan orangtua,

Pemberian beasiswa 6 bulan diberikan kepada siswa yang beprestasi untuk tingkat DKI Jakarta, 3 bulan untuk siswa yang berprestasi tingkat kota administrasi dan 1 bulan juara kelas.  Hasilnya dalam 1,5 tahun (januari 2010-Mei 2011) telah diberikan beasiswa  yang nilainya cukup besar. Signifikan jumlah siswa yang beprestasi dengan besaran beasiswa yang diberikan sekolah membuat sekolah menjadi terdongkrak prestasinya baik untuk kategori wilayah dan  Provinsi. Masih banyak prestasi yang di catat selain akademik juga olahraga. Pada O2S Provinsi DKI Jakarta siswa SMK 51 tercatat ada 2 siswa yang mengantar kontingen SMK Jakarta Timur merebut Gelar Juara Umum 3 (tiga) kali berturut-turut

Hasil Ujian Nasional yang telah diumukan pada tanggal 16 Mei 2011 lalu mencerminkan gambaran sebagai berikut : SMK Negeri 51 Jakarta peringkat ke-2 dari 177 sekolah negeri dan swasta di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur, peringkat ke -5 SMK Negeri dari 63 SMK Negeri. Peringkat ke-6 SMK Negeri/Swasta dari 572 sekolah di DKI jakarta. Pencapaian prestasi yang spektakuler, Ada korelasi positif antara stimulus pemberian beasiswa internal sekolah dengan prestasi akademik sekolah secara keseluruhan.

Pemberian beasiswa dari BAZIS, Supersemar dan lainnya tidak banyak memberi dan mendongkrak prestasi siswa yang memperolehnya. Bukan berarti tidak penting namun pola strategi pemberian beasiswa seperti itu kurang membangkitkan semangat “fighting” , hanya memberi umpan bukan kail menjadi tidak produktif.

Sebagai kata akhir saya berpesan : ” Wahai para pelajar ayo singsingkan lengan bajumu, untuk merebut prestasi terbaik sebab banyak tempat tertinggi dan mulia untuk orang-orang berprestasi di bumi Allah SWT. Wallahu’alam bissawab…Wassalammu’alaikum wrr.wb

(Penulis Kolumnis, Surat Kabar Umum Merdeka News, ID : 00220/RED/MN/01/07

SMK Negeri 51 : Sertifikasi Internasional Get It !

Salah satu misi SMK Negeri 51 yang kami usung setahun mendatang setelah memperoleh ISO 9001:2008 Desember 2010 lalu planning selanjutnya adalah kerjasama internasional. Kerjasama Internasional kami targetkan bukan bermaksud untuk gagah-gagahan atau sekedar mengikuti tren, melainkan kami menyadari sepenuhnya bahwa hidup di era globalisasi menjadikan dunia seperti sebuah  zona tanpa batas (borderless), artinya batas antar Negara satu dengan Negara lainnya hampir tidak ada pembatas, dalam arti bahwa kemajuan informatika telah melewati ruang dan waktu.

Saat kita menginginkan informasi maka secepat itu pula kita peroleh warta yang kita inginkan, semuanya tidak lagi di ruang lingkup ruang  kerja dalam waktu kerja yang terbatas. Namun, saat kita (maaf) ada di kamar mandi pun kita bias mengaksesnya. kejadian di bagian dunia lain apakah politik, ekonomi, social, olahraga dan budaya akan cepat tersiar dan beritanya dengan mudah kita dapatkan melalui jaringan internet, bahkan saat kita mobile pun akses internet masih kita dapatkan.

Dahsyat memang, untuknya dunia yang relative aman dan damai menyebabkan lintas orang antar Negara menciptakan peluang, gagasan dan tekad yang kuat untuk maju. Nah, di manakah posisi kita ? Saya pikir tugas yang tidak enteng bahwa sesungguhnya para pengelola pendidikan perlu menyikapinya dengan bijak sebab kita harus menetapkan dan menentukan grand design arah perkembangan manajemen persekolahan kita dengan memilih salah satu di antara dua pilihan.yang tersedia, yaitu mengikuti perubahan atau status quo ?  lantas apa perbedaan keduanya ?

Jika pengelola pendidikan memilih bersikap stagnan tanpa melakukan perubahan apa-apa, menerima pada nasib dan pasrah diri pada keadaan sehingga ruang waktu dan kesempatan yang ada tidak dimaksimalkan  sebesar-besarnya bagi kemajuan sekolah dapatlah dipastikan bahwa

pertama, sekolah dan seluruh perangkat di dalamnya (guru, pegawai, stakeholder), dan pemangku pendidikan lainnya yang berkaitan secara umum memperoleh kerugian, khususnya para peserta didik itu sendiri.

Kedua, Ada Kelemahan dalam pengambilan keputusan strategis oleh pengelola pendidikan  dapat diartikulasikan sebagai ‘kegagapan manajemen” bukan saja butuh waktu yang tepat untuk memutuskannya melainkan juga setiap keputusan yang di ambil akan berdampak pada konsekuensi biaya. Satu agenda kegiatan yang melibatkan banyak peserta tentu saja akan memerlukan biaya, tenaga, waktu dan  pikiran, sehingga aroma perubahan yang di usung menjadi deadlock alias jalan buntu. Ini yang menjadikan rutinitas sebagai panglima

Ketiga, Banyak buku-buku manajemen yang di jual di pasaran memuat dalam bab khusus  atau sekedar pelengkap yang membahas pemikiran tentang Red Ocean dan Blue Ocean. Blue Ocean identik dengan mereka yang suka pada status quo, maunya adem lan tenterem, aman, nyaman, segalanya serba keteraturan namun semu  dan segala sesuatunya tidak perlu ada perubahan,

Bagi pihak SMK Negeri 51 kita bertekad bulat untuk menjatuhkan pilihan yaitu :  perubahan (reform), sebagai sekolah unggulan di DKI Jakarta yang ada dalam satu lokasi maka perubahan (reform) bukanlah tanpa argumentasi, Sebagai mana di singgung di awal pembicaraan bahwa ISO 9001:2008, dan Revolusi Budaya Rutin bukan untuk gagah-gagahan atau untuk sekedar mengikuti tren tanpa substansinya. Kesemuanya ada perhitungan matematisnya.

Langkah awal sudah dilakukan untuk membenahi manajemen layanan prima di SMK 51 Jakarta melalui sertifikasi ISO 9001:2008. ISO sesungguhnya merupakan pintu gerbang untuk membuka kunci-kunci kesuksesan lainnya. Melalui ISO sekolah bisa mengajukan diri sebagai RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional). Ke Kementerian Pendidikan Nasional RI, ISO dapat juga meningkatkan legalitas dan identitas sekolah di mata luar  yang pada akhirnya  membuka peluang kerjasama Internasional. Harus kita akui bahwa kualitas pendidikan di Negara- Negara maju menjadi magnet yang menggoda iman para pelajar muda kita untuk melanjutkan ke berbagai perguruan tinggi di sana. Setiap tahun lembaga2 Internasional yang berafiliasi dengan perguruan tinggi local /swasta selalu  mengadakan event pameran dengan berbagai kemudahan beasisiwa dan fasilitas pendidikan yang mengiurkan.

SMK N 51 Jakarta sebagai sekolah yang memiliki 2 kelompok : kelompok Bisnis dan manajemen dengan program keahlian : Administrasi Perkantoran, Akuntansi, dan Pemasaran. Serta teknologi : Multimedia dan Broadcasting maka pikiran kita dengan siapa akan kita gandeng bentuk kerjasama pada level sertifikasi  international ?

Alhamdulillah hari Senin, 28 Februari 2011 lalu bertempat di ruang Kepala SMKN 51 Jakarta dilakukan penjajakan dan kesepahaman sertifikasi Internasional dari London City n Guild, suatu lembaga nirlaba milik pemerintah kerajaan Inggris (UK) yang berdiri sejak 1887 dan telah tersebar di lebih dari 100 negara persemakmuran. Bidang yang dalam bahasan sertifikasi Internasional adalah operastion procedure, Computerized accounting dan IBEC (bahasa inggris). Jika tidak ada aral melintang maka akan di mulai programnya tahun pelajaran 2011/2012.

Keuntungan yang diperoleh kelak oleh lulusan SMKN 51 jakarta adalah mereka yang telah memiliki sertifikat internasional yang dikeluarkan oleh London City n Guild dipastikan bisa bekerja go internasional, khususnya di Asean seperti : Singapore, Malaysia, Brunei, bahkan sampai Hongkong. Uji kompetensi yang sekarang dilakukan ini akan menambah kualitas lulusan walau disadari untuk memperoleh sertifikat internasional selain penguasaan bahasa inggris dan kecerdasan dalam berbagai asprk.

Revolusi bagi komunitas sekolah  adalah revolusi budaya rutin dan marilah tinggalkan pola pikir lama yang hanya membuat kebebasan pikiran kita menjadi tersekat dan terkotak-kotak. Era sekarang bukanlah era saling menunggu perintah, melainkan menjemput bola akan hakikat tugas2 keguruan kita untuk mengantarkan anak didik kita ke pintu gerbang kesuksesan….

Perlu kerja keras untuk mewujudkan sekolah yang disegani baik sesama SMK di kawasan Cipayung, Kota Jakarta Timur bahkan nasional. Kesamaan gerak, kepedulian, rasa , tekad kuat menggapai cita adallah seumpama “oase”, siapkah lulusan kita go Internasional ??? (bersambung)

 

Pendidikan SMK

Sebagai salah satu satuan pendidikan yang kita kenal  di masyarakat selain Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi maka salah satunya adalah Pendidikan Menengah yang membawahi  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada kesempatan kali ini saya tidak membahas tentang SMA melainkan mencoba sedikit saja mengulas tentang SMK.  Lulusan Sekolah menengah kejuruan baik yang berlatar belakang dari Kelompok Teknologi/Industri, Pariwisata, Bisnis dan Manajemen, Pekerja Sosial, dll memiliki 3 kesempatan : 1.  Langsung Kerja,  2. Melanjutkan ke Perguruan Tinggi, 3. Membuka usaha/wirausaha. Nah, akan di bahas per item, Pertama,  Langsung kerja. memang lulusan SMK selama mengikuti pendidikan 3 tahun di sekolah lebih dititikbertakan pada pembelajaran praktek (70%), dibandingkan pelajaran teoritis (30%). Kompetensi yang diberikan pada setiap program keahlian menjadi ujung tombak dalam rangka membekali mereka untuk bersaing dengan lulusan lain. Tingkat keberhasilan sekolah sinyatakan sukses, jika masa tunggu lulusan terhitung sejak lulus sekolah adalah 6-7 bulan.  Kedua, Melanjutkan ke Perguruan Tinggi, ini dimungkinkan karena aturan pemerintah  memang mengizinkan lulusan SMK untuk ikut bersaing memperebutkan kursi di PTN, Namun biasanya siswa yang menlanjutkan ke perguruan tinggi negeri pengalaman yang sudah2 mereka melalui jalur undangan atau penelusuran minat dan bakat yang melihat prestasi belajar di semester 1,2,3,tingkat melanjutka n ke perguruan tinggi biasanya dilakukan setelah anak lulus dan bekerja setelah merasa cukup penghasilannya untuk melanjutkan kuliah barulah mereka sekolah kembali.  dan 4.  Ketiga, Mampu membuka usaha/wirausaha artinya saat mereka uji kompetensi, atau belajar kewirausahaan para siswa di tuntut untuk membuat proposal bisnis walau sederhana kemudian mempraktekannya untuk di jua baik ke teman sekelas, sesama program keahlian atau lintas program keahlian. Mereka di ajarii seni berkomunikasi dan gestur tubuh dalam mempromosikan barang dagangannya. Nah, poin ketiga inilah yang membedakan SMK dng pendidikan sejenis lainnya. Paradigma yang baru yang dikampayekan adalah seberapa banyak lulusannya yang membuka usaha jika dibandingkan dengan mereka yang akan bekerja atau mlanjutkan ke penrguruan tinggi ? Ini sesungguhnya tantangan yang tidak ringan namun punya makna yang strategis. Bisa dibayangkan jika lulusan SMK kemudian hanya mencari kerja dan hanya menambah jumlah pengangguran sama seperti yang terjadi di SMA maka usai sudah harapan pemerintah kepada SMK. kesimpulan akhir  dapat diterjemahkan bahwa dengan segala keterbatasannya SMK dituntut mampu menjadi Lokomotif terdepan mengentaskan jumlah pengangguran di Indonesia…Bisakah kita menjawab tantangan ini ???????????????????????

Toe-Kang

Profesi yang satu ini luput dari perhatian kita, tidak ada peraturan apalagi undang-undang tentang pertukangan, padahal kontribusi pada sektor pembangunan industri dan kontruksi sangat jelas jasanya, Mereka bekerja mulai dari menggali tanah untuk pondasi, memasang pondasi, di bawah tekanan perusahaan yang berbasis tsrgrt. Siapa yang berani memanjat gedung pencakar langit, siapa yang berani mengecat di atas ketinggian mulai dari 5 hingga 500 meter ? Mereka yang bekerja tanpa rasa takut mati,,,mereka cekatan, mereka pemberani tak aneh jika  tenaga mereka terpakai di negara2 tetangga hingga ke timur tengah…

Saat mereka kuat dan gesit, banyak yang menggunakan tenaganya untuk mengatasi persaoalan kecil di sekitar kita mulai dari, membetulkan genteng, kran air yang tersumbat, wc macet, pasang keramik dsb tanpa rasa mundur dikerjakannya semua jenis pekerjaan walau dengan upah 70,000 rupiah per hari. saat mereka mulai menua tidak ada orang yang mau memakai tenaganya dengan alasan lemah dan kurang cekatan. akhirnya si tukang akan kehilangan job seiring usianya yang kina menua, tidak ada tunjangan hari tua apalagi jaminan kesehatan yang diperoleh semua serba berakhir sejalan dengan usainya tenaga mereka yang di pakai. Mari kita support mereka si tukang bangunan jika kita pakai tenaganya sudikah kita berbagai lebih buat mereka seumpama menyediakan kebutuhan makan tuk mereka..,berilah bonus uang atas kepuasan atas kinerja mereka dan bimbinglah mereka untuk melepaskan diri dari “kemiskinan Terstriktur” tenaga kerja alias tukang pada hakekatnya pekerja yang mandiri namun minus jaminan…sudah saatnya kita beri perhatian lebih buat mereka, siapa lagi kalau bukan kita sebagai makhluk yang paling terdepan mengenal dan akrab dengan tukang…..

 

Re-uni

Sahabat, Sering kita dengar istilah  “reuni” banyak orang yang menginterprestasikan satu kata pendek itu beribu arti,  masih ingatkah kita misalkan  reunifikasi Jerman Bersatu ? Saat itu Jerman Barat dengan Jerman Timur pada tahun 1988-89  mampu meruntuhkan Tembok Berlin setelah hampir 43 tahun tembok itu memisahkan  kedua Negara yang secara genetis satu leluhur, satu budaya, dan satu bahasa itu. Hanya karena perbedaan politik yang berseteru antara golongan komunis di pimpin oleh Uni Soviet dan sekutunya  dan di golongan lain  sebagai blok barat, sekutu bin  liberal, Satunya lagi berlandaskan paham liberal  yang di pimpin oleh AS  dgn blok baratnya kemudian  mereka berpisah,  Penderitaan, darah  dan air mata tak terhitung berapa banyak yang mengalir membasahi bumi Deutschland… hanya mereka ingin menyatu,,,

Namun, dahsyatnya reuni kedua bangsa Pasca penyatuan tersebut membuat Jerman kini sebagai negeri terluas daratannya di eropa, ekonomi tambah kuat, pengaruh politik  meng-global dan tentu saja menjadi salah satu Negara kaya (rich state). Lantas bagaimana nasib Korea Selatan dan Korea Utara ?  Bisakah mereka mengikuti jejak Jerman ?, pasti sejarah akan menunggunya…atau Konflik di  Sudan yang justru dulunya bersatu tersebab karena referendum (penentuan pendapat rakyat)  akhir Januari 2011 lalu mereka pecah menjadi 2 negara : Sudan Utara dan Sudan Selatan è United menjadi deunited)

Sahabat, Jika kita memaknainya maka reuni (penyatuan Kembali)  ada sisi positifnya yaitu menemukan kembali status  jati diri bangsa yang telah sempat menghilang. Kemudian membangkitkan spirit nasionalisme untuk tampil menjadi negara yang mampu menghormati baik Negara yang statusnya ada di level papan  bawah (poor state), Negara di tataran level menengah (midstate) atau sesama pada jenjang Negara kaya.

Sahabat, Lantas bagaimana memaknai reuni dalam konteks sekolah ? reuni…?  maka ingatan kita akan kembali pada puluhan tahun silam. Saat masih berseragam Sekolah Menengah Atas, tingkah laku, tawa canda, kecewa,kesal, bahagia potong rambut ala John Travolta, celana baggy, dan model busana yang tentunya beda dengan sekarang dan tak lupa di ingat apa tuh ? ada teman kita  yang  tubuhnya masih dalam masa pertumbuhan, kecil, kerempeng, tipis atau teman kita yang sudah lewati masa petumbuhan tubuhnya wah…pokoknya seru jika  di ingat !

Sahabat, Kata Reuni asal kata Reè kembali Uni è menyatu, bersatu. Jadi reuni secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai menyatu kembali dalam kondisi kekinian setelah dalam jangka waktu lama tidak bertemu dalam skala besar, Menyatu kembali memory yang  semula terbang melayang ke negeri antah berantah kini kembali ke pikiran dan hati kita masing-masing.

Sahabat, Mendatangii acara reuni, membuat kita akan sedikit  membuat banyak pertanyaan di benak masing-masing. Masihkan temanku yang dulu, tetap memandangku dengan tulus dan ikhlas ? apakah kawanku yang dulu ku kenal baik itu sudah sukses ? atau belum atau masihkah kawan kita masih  mencari setitik cahaya pengharapan ? Apakah aku akan di pandang sebagai pribadi terhormat oleh kawan2ku dulu setelah kesuksesan berhasil ku raih ? atau bilakah nantii ku datang reuni  teman2ku memandang dengan iba, dan penuh belas kasih atas usahaku yang belum berhasil ? Mungkin itulah sederet Tanya yang terucap, dan bisa saja banyak pertanyaan2 lain yang akan muncul di saat acara berlangsung nanti.

Sahabat, menurut aku reuni itu pandanglah sebagai suatu arena/ajang  berbagi, Berbagi pengalaman dan cerita bagi yang sudah sukses kepada mereka yang memang menginginkan kita bertitah, Dan saat reuni nanti Kita bijak jika senyum dan salam untuk teman2 yang lama tak sua kita yang terlebih dahulu ambil responsif…jangan menunggu !!!, lebih bijak lagi kita terlebih dahulu memberikan kesempatan kepada kawan2 kita untuk bercerita panjang lebar tentang pengalaman, kesuksesan, kegagalan atau lainnya. Kita simak dan dengar dengan khidmat..jadilah pendengar yang sejati dan balaslah ucapannya jika kita harus menjawab.

Sahabat, reuni laksana sebuah oase di padang tandus, banyak khalifah yang singgah sejenak dan mengambil air untuk bekal perjalanan selanjutnya. Filosopis Oase begitu mendalam dan memberi makna,  untuk itu tidaklah terlalu berlebihan jika reuni nanti dijadikan suatu refleksi bagi kita untuk saling melihat ke kiri, ke kanan, vertikal – horizontal atas apa yang di alami oleh teman2 kita untuk selanjutnya kita untuk saling berbagi….sehingga saat khalifah berlalu meninggalkan oase…masih ada bekal untuk mengarungi jalan panjang walau hanya sebotol air.

Selamat menyambut reuni………………….

Nasionalisme, Bela Negara dan Cinta Tanah Sir

Saya pada hari Rabu lalu, 2 Februari 2011  sekitar 60 menit berkesempatan di wawancara oleh Radio Komunitas, Suara Jalesveva Jayamahe 107,90 FM yang berdaya pancar seantero Jakarta dan sekitarnya dan berlokasi di “Pentagon”nya Indonesia Mabes TNI AL, Cilangkap Jakarta Timur. Sebagai Kepala Sekolah saya dimintakan pendapatnya tentang Nasionalisme, Bela negara dan cinta tanah air.

Pada sesi tanya jawab muncul pertanyaan bagaimanakah rasa nasionalisme  generasi muda kita sekarang ini ? Saya pikir rasa nasionalisme (kebangsaan) masih sangat tinggi, indiakator ke arah itu tercermin dari beberapa aspek.  Misalkan saat konflik antara Malaysia dan Indonesia tentang Klaim Malaysia atas Pulau Ambalat, Reog Ponorogo, Rendang Padang, penyiksaan PRT oleh majikan di Malaysia, pengusiran TKI Illegl  dll maka sontak masyarakat bereaksi agresif. Muncul rasa untuk bela negara mempertahankan kebanggaan keindonesiaan dengan siap berperang atau bertempur dengan malaysia. Masih teringat Final Sepak Bola AFF anatar malaysia dan Indonesia yang mendatangi dan memadati SUGBK  dan bangga dengan jersey merah putih dan lambang garuda di kaos yang dikenakan pemuda-pemudi. Luar biasa dan mengharubiru…

Jika ditanya perlukah kurikulum kebangsaan di sekolah ? Jawabnya pasti ! sebab kurikulum yang berbasis pada kebangsaan menjadikan siswa2 kita punya pijakan dalam memasuki  pergaulan global. Apa yang dipikirkan jika saat seorang pemuda/i mendapat beasiswa ke AS, Eropa atau Kanada tapi selesai studi enggan kembali ke tanah air ? siapa yang salah dalam hal ini. Di SMK negeri 51 Jakarta paham2 kebangsaan ditanamkan melalui pembuatan cerita film harus berbau kebangsaan. Pada program keahlian Broadcasting maka diutamakan membuat alur cerita/skenario yang meletakkan dasar2 kebangsaan sebagai langkah awal menyusun skrip film….

Lebih lanjut berbicara tentang kerjasama antara SMK 51 dan Dispenal, maka perlu ada semacam seminar kecil membahas tokoh2 nasional yang berjasa dalam bidang kemaritiman, kelautan yang pikiran dan visinya menjadi teladan. Lakukan kunjungan ke sekolah dan sejujurnya banyak siswa dan bakal alumni yang minat masuk TNI AL namun karena keterbatasannya maka menjadi terlewatkan. Apalagi jika masuk ke AAL (Akademi Angkatan Laut) harus berijazah SMA, padahal SMA/SMK memiliki perbedaan yang khas. Lulusan SMK setelah 3 tahun sekolah bisa menjadi fotografer, animator, Lighting Man, Cameraman dll, Ini jika TNI AL butuh tenaga SMK tidak perlu untuk mencari tamatan Akademi. Bayangkan jika lulusan SMA yang diterima maka ada cost lain yang dikeluarkan untuk memperoleh caba/catam yang setara lulusan SMK.

Pada kesempatan ini saya menghimbau kepada Panglima TNI laksamana Agus Suhartono untuk memberi kesempatan kepada lulusan SMK mengapa tidak diberi kesempatan menikmati pendidikan AAL. Padahal untuk masuk SMK harus memenuhi persyaratan seperti tinggi badan minimal laki2 harus 160 Cm, wanita 157 Cm, Tidak boleh buta warna, cacat fisik dll.

Nasionalisme, Bela Negara dan Cinta Tanah Air perlu kita terus tanam dan ingatkan kepada generasi muda (usia 15-35 tahun) tanpa trikata itu Indonesia akan jadi apa ? Wallahualam b issawab  (kepsek11sudiono65)

Sisi Lain Kesiapan Sekolah hadapi Ujian Nasional

Jika tidak ada aral melintang, ujian nasional tahun ini akan diselenggarakan mulai tanggal 18,19,20 dan 21 April 2011. Silahkan hitung tinggal berapa hari pelaksanaan ujian nasional ? Paling tidak ujian nasional bagi sekolah bisa kita tilik dari beberapa sisi. Pertama, Sisi finansial, ujian nasional yang pasti dibiayai oleh pemerintah dengan biaya yang sangat besar puluhan miliar, semata-mata untuk mengetahui seberapa jauh kualitas pendidikan di tanah air dengan standar evaluasi yang sedemikian baik materi soal2nya yang di susun oleh bapak/inu guru juga. Di sisi lain memang orangtua tidak dipungut biaya apalagi sekolah negeri mereka hanya diharapkan membayar kewajiban bulanannya. Itu pun jika kita analisa hanya sebagian kecil saja yang melunasi bulanan sekolahnya. Orangtua nampaknay lebih mengutamakan urusan perut ketimbang urusan investasi pendidikan untuk putra/putrinya. Padahal urusan pendidikan bukannya masalah bersama ? masyarakat, orangtua dan pemerintah. Tidak aneh jika pendidikan dasar menurut kami mengalami kemerosostan akibat free biaya sekolah….orangtua merasa tidak nyaman untuk bayar bulanan dengan dalih sekolah gratis. Mengapa sebab kontrol orangtua terhadap anak di sekolah setengah bertanggungjawab, Utrusan sekolah mulai dari yang kecil sampai tetek bengrk lainnya seolah sekolah yang bertanggungjawab penuh, Msya Allah ! Orangtua banyak cuek…guru pun merasa tidak lagi memiliki kebanggan dalam menerterjemahkan aturan sekolah gratis 9 tahun. Kedua, sisi kontinuitas. Masalah yang di bawa sejak SD naik ke SMP dan masalah SMP berkutat di SMK/SMA. Guru2 SMK yang mempunyai analisis tajam terhadap lulusan SMP yang nilai UN/SKHUN tinggi ternyata begitu belajar si semester I menjadi momok bagi guru. Kok bisa ? ya kenyataan saat mulai masuk ke SMK kelas X nilai UN/SKHUN amat fantatistik. Nilai 8 dan 9 bukan hal baru, padahal saat tes diagnostik di adakan skor tertinggi di SMP tak berati sebab kemampuan akademik anak di bawah standar. Nah, ditelusuri masalahnya terungkap jika nilai2 tinggi berasal dari hasil katrol…Padahal siswa2 alumi SMP dengan nilai rendah tapi dengan kemampuan tinggi kalah bersaing dan masuklah ke sekolah2 swasta akibatnya SMK Negeri dari inpu siswa yang kualitas yang dipertanyakan di sisi lain SMK Swasta memperoleh bibit yang baik.Tidak aneh kan ? Ketiga, sisi Ujian nasional. Tentu saja masalah ini akan berkembang pesat. Guru kelas XII/ kelas 3 SMK menjadi kelimpungan terutama mata pelajaran matematika dan bahasa inggris. Bisa dibayangkan apa yang terjadi jika seorang siswa kelas XII di tes dengan penjumlahan 85,5 + 17,8 = ? ngga bisa menjawab dengan cara hitungan atas bawah ? Tes kendali Mutu (TKM) I dan II yang di adakan pada bulan Desember 2010 dan Pebruari 2011 lalu terbukti….Ujian nasional memang tinggal 52 hari lagi semoga bisa memacu anak2 didik yang nilainya hasil katrol saat di SMP lalu. Belum lagi mereka harus mengikuti ujian kompetensi, ujian teori kompetensi, ujian praktek (OR, agama, KKPI, bahasa Indonesia, dll), ujian sekolah dan akhirnya Ujian Nasional. Sebenarnya banyak dilema dan masalah2 yang dihadapi namun sejujurnya masalah ini adalah hal rutin tahunan yang tak perlu ditakuti, Inilah uniknya menghadapi rsesources manusia, benda hidup yang di dalamnya ada jasmani dan rohani lebih problematik dan kompleks dibandingkan mengurusi barang tanpa nyawa…(sdn/5/2/2011)

Kedudukan ME

Setiap tahun dinas pendidikan provinsi DKI Jakarta melaksanakan ME (Monitoring dan Evaluasi) baik Institusi Pendidikan semisal Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri maupun Kepala Sekolahnya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi utuh dan komprehensif atas upaya apa saja yang telah dilakukan oleh kepala sekolah setahun terakhir ? apakah sama, maju atau semakin mundur. Utk Institusi ada 183 item pertanyaan, dan kepala sekolah 7 kompetensi yang diajukan untuk dikaji lebih lanjut,

Biasanya tim ME terdiri atas para pengawas yang tergabung dalam Korwas DKI Jakarta (koordinator Pengawas), mereka mantan para kepala sekolah dan sangat jarang yang tidak menjabat kepala sekolah semasa aktifnya, Jumlah tim ME ada 3 (tiga) orang mereka bekerja selama 2 hari mulai pukul 7 pagi hingga pukul 18.00 sore. Semakin banyak hal yang dibicarakan akan semakin lama tim di sekolah. Berbicara tentang ME ada yang mengkaitkan dengan mutasi kepala sekolah dan tak jarang yang mengabaikan. Beberapa faktor yang dijadikan rujukan untuk memutasi kepala sekolah memang diakui oleh pihak dinas pendidikan. Jika seorang kepala SMK memperoleh hasil ME : memuaskan atau baik maka akan dimutasi ke sekolah dengan jenjang yang sama. Sebaliknya jika hasilnya jelek maka siap2lah dimutasi ke sekolah yang lebih rendah.

SMK Negeri 51 adalah salah satu dari 62 sekolah kejuruan negeri yang di ME. Banyak harapan yang dijadikan bahan pertimbangan bagi sekolah untuk meraih prestasi. Jika peroleh nilai AB maka pada saat talent scouting (selekasi ) kepsek SMK  bisa kirim 3 orang calon, jika B hanya 2 orang dan jika 1 hanya 1 orang. Selain itu, pihak sekolah langsung mendapat masukan dari pihak yang kompeten…Sisi kurikulum. Mutasi/kepegawaian, kesiswaan dll.

ME di SMK 51 Jakarta telah berakhir Jum’at 30 Nopember 2010 lalu terima kasih Pak Drs. H. Ponijam MS.Eng, Drs.H. Sudibyono, MM dan Drs. H. Nurhadi, MM atas kunjungan tugasnya di sekolah kami…..

Tahukah Anda ?

Total Belanja tahunan umat Muslim di Amerika Serikat mencapai 170 miliar dollar. menurut data wayne state university , AS adalah rumah bagi 8 juta umay musli, Tak heran jika kebutuhan akan beraneka ragam produk halal pun terus meningkat, Kini negara AS merupakan salah satu pasar potensial produk halal, sebanyak 60 persen umat muslim AS lebih besar 25% dari rata-rata nasional. Sebanyak 60% umat muslim AS berusia di bawah 40 tahun, Dari segi pendidikan merupakan lulusan perguruan tinggi. Kini muslim AS tidak sulit lagi memperoleh produk2 bersertifikat halal yang di atur oleh IFANCA ( The Islamic Food and Nutrition Council of America) atau Dewan Pangan dan Gizi Islam Amerika. (sumber: dialog jum;at 11/06/2010)

Maulid

Maulid dan pentas tradisi indonesia

7 jenis perkataan sesuai dengan ajaran Islam

Di dalam Alquran, ada tujuh jenis perkataan yang sesuai dengan ajaran Islam. Pertama : perkataan yang baik (qawlun ma’ruf), Kedua : qawlun tsabit (ucapan yang teguh), ketiga : perkataan yang benar (qawlun saddid), keempat : ucapan yang effektif dan effisien), kelima : perkataan yang mulia (qawlun karim), keenam : ucapan yang layak dan pantas (qawlun masyur), ketujuh : tutur kata yang lemah lembut (qawlun layyin). Rasulullah SAW pun mengingatkan :”Muslim terbaik ialah yang orang-orang muslim lainnya selamat dari (bahaya) lisan dan tangannya (perbuatannya)” (Hadist Buhari dan Muslim.) Semoga lisan, tulisan dan tindakan kita senantiasa sesuai dengan tuntutan illahi dan para nabi. (diolah dari Republika)

Sertijab Kepsek SMK di Jakarta Timur

Jadilah yang Terbaik…

Allah SWT berfirman : Dan bahwasannya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya sendiri dan bahwasannay usaha itu kelak akan diperlihatkan kepadanya. kemudian akan diberi balasan krepadanya dengan balasan yang paling sempurna (an nakm 53). Bekerja dengan sungguh-sungguh tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik tapi juga diperlukan kerja otak, kesiapan mental, dan strategi untuk mencapai tujuan. Tentu saja dengan menggunakan cara-cara yang dibenarkan oleh agama. Bekerja dengan menjunjung tinggi integritas dan sportivitas. Bukan mengedepankan sifat culas dan beringas, sebab semua yang kita kerjakan akan dinilai dan dipertanggungjkawabkan kelak dihadapan Allah SWT. Karena itu tidak ada alasan bagi setiap muslim untuk bekerja asal-asalan, sebab kesungguhan Allah menguji kita siapa diantara kita yang terbaik. Sebaliknya setiap muslim harus menunjukkan karya terbaiknya dan serius untuk memperoleh apa yang dicita-citakan, jika kedua hal ini sudah dilaksanakan maka hasil terbaik akan diraihnya sebagaimana Allah janjikan. Cendikiawan muslim Dr. Yusuf al Qarahawi mengatakan bahwa setiap pekerjaan bisa menjadi wahana shalawat dan ladang Jihad di jalan Allah jika memenuhi lima syarat. 1. Hendaknya pekerjaan itu dalam koridior islam, 2. Niat yang baik,9 menjaga kehormatan dirinya, mencukupi kebutuhan keluarga, memberi manfaat bagi umat, dan memakmurkan bumi. 3. Tekun dan sebaik-baiuknya, 4. Konsisten pada kententuan Allah 5. pekerjaan tidak boleh melalaikan Allah dan selalu mengingatnya. (Hr. Republika – sudiono)

FLU BABI APA PULA

Ngeri membayankan makhluk yan namanya babi…apalagi flu babi !

tapi setidak-tidaknya inilah yang harus kita ketahui :

gejala flu babi miripflu burung, diantaranya sakit kepala, demam, sesak napas, iritasi pada mata dan ngilu.

pencegahan : jika bersin atau batuk tutup hidung d tisu dan buang ke tempat sampah. cuci tangan dengan air besih dan sabun, jangan menyentuh mulut dan hidung dengan tangan telanjang dan hindari kontak atau berdekatan dengan penderita flu.

TAHUN BARU HIJRIAH

Dalam melaksanakan tugasnya di Makkah, Nabi Muhammad SAW dan para  pengikutnya dihadapkan pada masa jahiliyah. Para penyembah berhala, mabuk-mabukan, dan biasa melakukan kejahatan, termasuk membunuh bayi-bayi perempuan hidup2. Dalam lingkungan demikianlah, Allah mengutus Rasulullah guna memperbaiki akhlak manusia di dunia.

Karenanya, ketika Nabi memulai tugasnya, kaum kafir quraisy segera membangkitkan sikap permusuhan kepadanya. Kalau semula berbentuk cemoohan dan serangan2 verbal lainya, kemudianberkembang lebih kejam lagi. Nabi beserta pengikutnya dikejar-kejar dan dianiaya. Hingga Nabi ,emgizinkan sebagian dari mereka untuk mencari keamanan di Ehiophia (Abessinia). Kematian Istrinya, khadijah, dan pamannya Abu Thalib yakni di tahun ke-10 kenabian adalah masa-masa sulit buat Nabi plus serangan quraisy yang tiada berhenti (am-alhuzn)

Pada tahun ke-11 kenabian inilah Nabi hijrah ke Madinah (Yastrib) ditemani Abu Bakar. Sementara itu memerintahkan Ali untuk tidur dikediaman beliau ditengah-tengah kepungan quraisy yang hendak membunuhnya.

Setibanya di Madinah Nabi mendapat sambutan yang luarbiasa, lalu beliau membangun landasan utama bagi terbentuknya masyarakat yang baru yang islami dengan membangun masjid, mempersaudarakan seluruh umat islam (yang hijtrah dan penduduk asli). Dalam persaudaraan ini, sejarah mencatat bahwa kaum anshar (Madinah) memberikan apa saja yang mereka miliki untuk saudara-saudaranya kaum muhajirin (pendatang),  termasuk dalam peperangan yang dilakukan Nabi mereka bersatu padu.

Sejarah Islam dengan gemilang mencatat bagaimana kaum muslimin, Anshr dan Muhajirin bahu membahu menyumbangkan rahanya tanpa gentar demi islam. Persitiwa Hijrah menandai berakhirnya masa pra islam (jahiliyah) dan babak baru dalam sejarah kegemilangan Islam.

Satu persatu peristiwa hijah yang layak kita catat adalah : TIDAK ADA YANG TIDAK BISA KITA RAIH BILA BERSATU DAN RELA MENGESAMPINGKAN KEPENTINGAN PRIBADI DEMI KEPENTINGAN YANG LEBIH LUAS….

Ini pula yang semestinya kita lakukan.

Wassalam

Kepedulian Pemimpin

Di zaman kekhalifahan Umar Bin Khattab, pernah terjadi krisi luar biasa yang terjadi sekitar tahun 18 Hijriah. Sejarawan Muslim menggambarkan bagaimana dahsyatnya krisis seperti banyak orang meninggal (kurang gizi), kekeringan dimana-mana, binatang mati,  sampai ada yang menggali lubang tikus untuk mencari makanan penyambung hidup.  Pertanian kala itu gagal total karena hujan enggan turun, dan tanah terpecah belah menimbulkan debu yang berkepanjangan. Kondisi ditambah dengan munculnya penyakit menular. Kondisi itu, menyebabkan pasokan pangan bekurang, harga melambun tinggi, terutama susu dan roti.

Dalam kondisi semacam itu, Umar bin Khattab memperlihatkan kepedulian sebagai pemimpin umat, yang tentu menjadi suri tauladan bagi generasi sekarang. Selama masa krisis, beliau tidak pernah mau makan yang seharusnya beliau makan. Kepedulian terhadap penderitaan rakyat bukan hanya milik pribadi Umar, melainkan juga semua anggota keluarga. Dikisahkan manakala melihat anaknya yang masih kecil memegang sepotong semangka Umar menegurnya dengan mengatakan Kamu makan buah-buahan sedangkan umat Muhammad mati kelaoaran. Tiap malam dia berdoa’a ” Ya Allah janganlah engkau jadikan kebinasaan umat Muhammad di tanganku dan di dalam era kepemimpinanku”

walaupun krisis itu sangat luar biasa, namun tidak ada satupun yang protes apalagi mendemo Umar. Apalagi kelaparan dan kemiskinan membuat mereka anarkis, hilang akal sehat, atau bunuh diri. Semua sadar bahwa apa yang mereka rasakan juga dirasaka Umar, bahkan ole semua keluarga khalifah. Umat merasa senasib sepenanggungan dengan pemimpin mereka.  Sehebat apapun pemimpin itu, secerdas apapun solusi dan kebijakan yang ditawarkan pemimpin, semuanya tidak berlalu berarti ketika rakyat sudah pesimistis dan hilang kepercayaan kepada pemimpinnya.  (*Ispirani Lc)

Kerudung Sang Ratu…

Langkah kaki Ratu Elizabeth II menuju pintu masuk Masjid Hijau. Sepasang sepatu yang ia kenakan dilepas, diganti dengan alas kaki khusus untuk pengunjung masjid. lalu, berkerudung hitam ia kenakan menutup sebagian besar rambutnya yang telah memutih. Sampai di dalam ruangan Masjid, Sang Ratu pun duduk, Hayrunissa istri Presiden Turki duduk tak jauh dari Ratu, Mereka terdiam, takzim mendengarkan ayat2 suci Alqur’an yang diperdengarkan melalui pengeras suara di menara masjid.

Kehadiran Ratu Elizabeth II pada Rabu (14/5) lalu di Masjid Hijau merupakan rangkaina kunjungan empat hari di Turki. Sehari setelah kunjungan ituu sejumlah surat kabar Inggris memasang berita Ratu melepas sepatu, berkerudung, dan mendengarkan ayau suci Alquran menjadi berita utama. Ratu mengenakan kerudung di sebuah masjid (The telegraph), Ratu ..kemudian mengenakan pakaian Islam, melepas sepatu seperti orang-orang lain yang memasuki masjd. Kunjungan ini sebagai pendekatan penting Inggris terhadap Turki yang  berjuang memperoleh status sebagai anggota Uni Eropa. Ini adalah kunjungan Ratu Inggris dalam kurun waktu 37 tahun. Sehari sebelum berkunjung ke masjid Hijau. Ratu Elizabeth II mengatakan Turki telah berperan menjembatani Barat dan Dunia Islam.

Tak lama setelah berada di Masjid Hijau, Ratu Meninggalkan Masjid  dan menuju Istambul. Tak berselang lama, suara azan berkumandang dari menara masjid bersejarah itu..(Disarikan Koran Republika, 19 Mei 08)

Suasana Ujian Sekolah di SMK 11 Jakarta

Tanpa terasa ini adalah babak keempat yang harus diikuti oleh siswa kelas III untuk mengikuti ujian tahun pelajaran 2007/2008. pertama membuat projectwork (Januari-Februari 2008), kedua mengikuti ujian nasional (22-24 April 2008), ketiga mengikuti ujian praktek dan keempat ujian sekolah (12-14 Mei 2008), Pada hari ini diujikan materi pelajaran : Pendidikan Agama dan PKN Sejarah. Peserta yang ikut 193 orang dengan rincian : laki-laki 51, Perempuan 142. (Akuntansi 68 siswa, Penjualan 67 siswa dan Adm. perkantoran 58 siswa). Ketidak hadiran guru 2 orang dan siswa 2 orang. Guru dikarenakan sakit, siswa pun demikian. (sno)

Bahaya Rokok bukan main…

Jangan main-main dengan rokok dan jangan menganggap remeh masalah rokok. Simaklah fakta-fakta ini :

1. Asap rokok mengandung 4000 lebih zat toksik (racun) dan 60% diantaranya karsinogenik  (menyebabkan kanker)

2. Tembakau menyebabkan 5,4 juta kematian tahun 2006 (Rata-rata 1 kematian setiap 6,5 detik)

3. Tembakau menyebabkan 1 dari 10 kematian orang dewasa di seluruh jagad

4. Risiko terkena kanker pada paru 13.6 kali lebih tinggi

5. Efek kesehatan perokok pasif pada anak (sumber : makay atlas, & Ericson Tobacco Atlas, 2002) : Berhubungan dengan tumor otak, berpengaruh terhadap kejiwaan (ajngka panjang), mata berair bahkan kebutaan, penurunan fungsi paru, berhubungan dengan penyerapan nikotin, menurunnya penyerapan oksigen, gejala pernafasan kronik, Pneumonia, Asma induksi dan eksaserbasi, otitis media kronik  dll.

6. Beberapa efek kesehatan perokok aktif : masalah otak dan kejiwaan, kebutaan/katarak, gangguan sirkulasi darah, serangan jantung, gangguna sirkulasi darah, kanker mulut tenggorokan dan lainnya, serangan jantung, kanker usus dan pankreas, infertilitas (pr), impotensi (lk), kanker darah, hati dan ginjal. dll.

Jadi pikirkanlah matang2 apa yang anda hisap dari sebatang rokok…. (sno)

Teladan Para Nabi

Sepertiga bagian alqur’an berisi kisah para nabi. Allah SWT memaparkan kisah para nabi itu  bukan tanpa tujuan. Ada hikmah yang besar dibalik penyampaian kisah nabi-nabi dalam alqur’an, seperti ditegaskan dalam QS Yusuf (12):111 yang artinya “sesungguhnya pada kisah-kisah mereka terdapat pengajaran bagi mereka yang mempunyai akal. Al qur’an bukanlah cerita yang dibuat-buat aka tetapi membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu , dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. Membaca kisah para nabi meneguhkan hati kaum mukmin. Dari  kisah mereka kita bisa mengais hikmah, petuah lalu pelajaran berharga. lalu sebagai orang bijak kita berusaha mengikuti teladan mereka sehingga terbentuklah akidah yang kokoh bagai sebuah gunung.

SMK 11 Jakarta kirim siswa terbaik

Sebanyak 4 siswa terbaik SMK 11 Jakarta mengikuti acara berskala nasional yaitu puncak hari otonomi daerah yang akan berlangsung di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Para siswa yang terdiri dari : Nova Lestari, Intan Ramli, Jessica dan Riri yang berasal dari kelas 1 dan 2 atas rekomendasi dari Depdagri akan bertugas mulai tanggal 2 – 26 April 2008. Mereka akan menjadi L/O yaitu mendampingi para pejabat tinggi daerah seperti Gubernur. Untuk itu mereka harus memiliki skill di atas siswa pada umumnya sebab acara tersebut akan diikuti oleh 33 guberbnur, 166 bupati/walikota dan dihadiri oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyonio beserta para menteri. Sebagai kepala sekolah SMK 11 Jakarta Drs. Sudiono merasa bangga sekaligus terharu. Selamat berjuang para siswa yang saya banggakan, semoga sukses.

SMK 11 Jakarta – PT Sayap Mas Utama

SMK Negeri 11 Jakarta mendapat tawaran bekerjasama dengan PT Sayap Mas Utama, Jakarta. Perusahaan yang bergerak dalam bisnis consumer goods tersebut dan terletak di kawasan Jalan Tipar Cakung Kav F 5 – 7 Jakarta Timur.  Kerjasama ini sangat menarik sebab diharapkan lulusan SMK (alumni) dan siswa yang masih duduk di kelas III yang berpotensi memiliki kemampuan kerja yang baik akan direkrut sebagai karyawan. Diharapkan kerjasama ini tidak saja bersifat sementara tetapi juga bisa berkelanjutan sehingga sistem pembelajaran di SMK 11 Jakarta bisa lebih meningkat lagi di  masa mendatang.

SMK 11 Jakarta : MoU dengan UG

                                    Ra653252-09595628022007@margani.jpgbu (27/2) jam 10.00 pagi bertempat di Aula Dinas Dikmenti Lantai 2 berkumpul seluruh Kepala SMA/SMK dari lima wilayah kota. Acara pada hari ini adalah menyaksikan penandatangan Memorandum of Undestanding antara Dinas Dikmenti yang dihadiri oleh Bapak Margani Muhammad Mustar dengan Rektor Universitas Gunadarma Ibu Margiyanti. Inti MoU adalah bahwa UG akan membangun kolaborasi dengan sekolah-sekolah menengah di DKI Jakarta yang meliputi : pemberian beasiswa S1, S2. Pembuatan Website sekolah bagi sekolah yang belum memiliki, dan asistensi bagi sekolah2 yang ingin mengembangkan ICT.

Acara yang diteruskan dengan Seminar Ilmiah tentang penggunaan IT pada proses pembelajaran dilanjutkan dengan penandatangan MoU antara UG dengan SMA/SMK Negeri se DKI Jakarta termasuk di dalamnya SMK Negeri 11 Jakarta yang dihadiri langsung oleh Sudiono sebagai Kepala SMK 11 Jakarta. Kemudian ditutup dengan lomba Website sekolah serta UKM se- Indonesia dimana SMK 11 Jakarta adalah salah satu pesertanya.

Sudiono,
The principal SMK Negeri 11 Jakarta
Site : http://smk11jakarta.net
Email : smk11jakarta@yahoo.com
Bisnis Manajemen, Jalan Pinangsia I/20 Tamansari Jakarta Barat 11110 Telp. 0216253261, 0216241342.

SMK 11 Jakarta : TOEIC Kelas III

Tepat pukul 08.30 pagi tes TOEIC yang disponsori oleh Depdiknas dan penyelenggara adalah ITC (International Test Center) Jakarta. Tes yang berbiayai  Rp.165.000,- per siswa diharapkan dapat mendongkrak nilai mata ujia Bahasa Inggris. Sebagaimana diketahui bahwa bahasa inggris adalah salah satu mata uji yang diujikan nanti. Tes yang diawasi langsung oleh ITC sangat ketat sebab sehabis pelaksanaan tes seluruh berkas soal latihan akan dmusnahkan….
Sudiono,
The principal SMK Negeri 11 Jakarta
Site : http://smk11jakarta.net
Email : smk11jakarta@yahoo.com
Bisnis Manajemen, Jalan Pinangsia I/20 Tamansari Jakarta Barat 11110 Telp. 0216253261, 0216241342.

SMK 11 Jakarta : Rapat Sosialisasi UN 2008

sudiono-kepala-smk-11-jakarta.jpg

Hari Sabtu (23/2) bertempat di ruang Aula SMK 11 Jakarta dilangsungkan acara Sosialisasi Ujian Nasional Tahun 2008. Acara dimulai tepat pukul 09.00 dan berakhir pukul 11.35. Acara diisi dengan serangkaian kegiatan antara lain : paparan hasil tes psikologis dan IQ untuk kelas III dari Indonesia Creative Center (ICC), Para Ketua Program Keahlian Akuntansi (Tangkas P), Penjualan (Massa G), dan Adm. Perkantoran (Ari Safari) yang masing2 berbicara apa dan mengapa serta bagaimana peluang kerja. Info lain adalah penjelasan tentang kelulusan yang disampaikan oleh pak Siahaan. Pembekalan terakhir disampaikan oleh Kepala SMK 11 Jakarta, Sudiono yang menguraikan tentang perkembangan SMK 11 Jakarta baik peringkat UN untuk Jakarta Barat, antar Sekolah Negeri. dan prediksi hasil UN 2008 ini.

Disampaikan pula bahwa sekolah memberikan award kepada siswa yang berprestasi seperti beasiswa dari sekolah sendiri atau sekolah merekomendasikan 5 siswa dari 12 siswa terbaik untuk mengikuti program beasiswa dari Bakrie School Management (BSM) tahun akademik 2008/2009.

Acara yang diikuti oleh seluruh orangtua murid kelas III mereka sangat antusias dan berkali-kali mereka mengabadikan baik melalui kamera HP maupun camera digital. Acara bertambah meriah setelah pentas Marching Band tampil dihadapan peserta rapat. Terima Kasih

Sudiono,
The principal SMK Negeri 11 Jakarta
Site : http://smk11jakarta.net
Email : smk11jakarta@yahoo.com
Bisnis Manajemen, Jalan Pinangsia I/20 Tamansari Jakarta Barat 11110 Telp. 0216253261, 0216241342.

SMK 11 Jakarta : TKM (Tes Kendali Mutu)

Kamis besok akan dilaksanakan Tes Kendali Mutu (TKM) untuk siswa kelas III Tahun Pelajaran 2007/2008. TKM di SMK Negeri 11 Jakarta akan diikuti oleh 193 siswa baik dari program keahlian Akuntansi, Administrasi Perkantoran, dan Penjualan. Mata pelajaran yang akan diuji meliputi : Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan Matematika. Ketiga pelajaran tersebut mengacu pada mata pelajaran yang akan di UN-kan.

Tujuan daripada TKM adalah untuk mendapatkan masukan sejauhmana kesiapan sekolah dan siswa untuk menghadapi Ujian Nasional. Hasilnya akan di jadikan pedoman dasar untuk menentukan seberapa besar peluang siswa lulus dalam UN tersebut. Bagi sekolah TKM akan tetap dipakai sebagai langkah awal untuk menentukan kebijakan pembelajaran siswa di kelas III.

Sudiono,
The principal SMK Negeri 11 Jakarta
Site : http://smk11jakarta.net
Email : smk11jakarta@yahoo.com
Bisnis Manajemen, Jalan Pinangsia I/20 Tamansari Jakarta Barat 11110 Telp. 0216253261, 0216241342.


SMK 11 Jakarta : Pembubaran

Sesuai dengan rencana, pada hari Kamis (14/2) Panitia Gebyar Muharam Komunitas Pendidikan SMA/SMK dibubarkan. Acara berlangsung di Restoran Pulo Dua. Hadir pada acara tersebut antara lain : Bapak Margani Muhammad Mustar (Kadis Dikmenti DKI Jakarta), Bambang Pramestiadi (Kasubdis Pend SMK), Amsani (Kasubdis Pend SMA), Kasie Pend SMA/SMK, dan para Panitia.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia (Sudiono, SMK Negeri 11), Ketua mengucapkan terima kasih atas dukungan kepala dinas dan jajarannya sehingga acara lancar dan sukses. Pada kata sambutan itu Kepala Dinas merasa bangga dan mengucapkan sukses pada acara yang digelar 22 Januari 2008 lalu. Ada 2 indikator kesuksesan yaitu panitia berhasil memanaj penonton, dan peserta yang tampil kita berikan piagam. Acara dilanjutkan dengan makan bersama

Direncanakan kegiatan serupa di tahun 2009 akan lebih meriah lagi karena akan dilaksabakan di JCC. Insya Allah…

Sudiono,
The principal SMK Negeri 11 Jakarta
Site : http://smk11jakarta.net
Email : smk11jakarta@yahoo.com
Bisnis Manajemen, Jalan Pinangsia I/20 Tamansari Jakarta Barat 11110 Telp. 0216253261, 0216241342.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.